Elastane dan poliester bukanlah bahan yang sama, dan keduanya memiliki beberapa perbedaan utama:
- Komposisi: Poliester adalah serat sintetis yang terbuat dari polimer yang disebut polietilen tereftalat (PET), yang dihasilkan melalui reaksi kondensasi asam tereftalat dan etilen glikol. Ini adalah jenis plastik yang terkenal dengan kekuatan dan ketahanan panasnya. Elastane, juga dikenal sebagai spandeks, adalah serat elastis yang terbuat dari kopolimer polieter-poliurea, yang diperoleh dari minyak bumi melalui proses yang kompleks. Ia dikenal karena elastisitasnya yang luar biasa.
- Elastisitas: Elastane terkenal dengan elastisitasnya yang unggul, mampu meregang hingga 500% dari panjang aslinya dan kembali ke keadaan semula. Hal ini membuatnya sangat berguna pada pakaian yang membutuhkan kelenturan dan kenyamanan, seperti legging dan pakaian olahraga. Poliester, meskipun memiliki elastisitas yang mirip dengan wol, tidak sebanding dengan daya regangan elastane.
- Daya Tahan: Meskipun elastane unggul dalam elastisitas, namun kurang tahan lama dibandingkan poliester. Serat elastane dapat kehilangan elastisitasnya seiring waktu jika diregangkan dan dicuci berulang kali. Sebaliknya, poliester dikenal karena daya tahan dan ketahanannya terhadap keausan, sehingga cocok untuk pakaian luar ruangan dan peralatan olahraga.
- Metode Produksi: Elastane biasanya diproduksi menggunakan teknik pemintalan kering larutan, yang menghasilkan serat dengan elastisitas tinggi. Poliester dibuat melalui proses pemintalan leleh, dimana PET cair diekstrusi melalui pemintal untuk membentuk serat yang mengeras saat didinginkan.
- Dampak Lingkungan: Kedua bahan tersebut bersifat sintetis dan memiliki dampak lingkungan yang serupa. Bahan-bahan tersebut tidak dapat terurai secara hayati dan dapat diproduksi menggunakan bahan kimia berbahaya.
- Biaya: Produksi poliester umumnya lebih murah dibandingkan elastane karena proses produksinya yang lebih sederhana dan lebih murah, itulah sebabnya poliester banyak digunakan dalam pakaian.
Meskipun elastane dan poliester adalah serat sintetis, keduanya memiliki struktur kimia, sifat fisik, dan kegunaan yang berbeda. Elastane terutama digunakan karena elastisitasnya, sedangkan poliester dihargai karena daya tahan dan efektivitas biayanya.

